Perbedaan SEO dan SEM Serta Manfaatnya yang Harus Dipahami

jefriray

Perbedaan SEO dan SEM

Praktisi Internet Marketing – Perbedaan SEO dan SEM wajib dipahami. Untuk orang awam, keduanya memang menjadi istilah yang asing. Padahal, manfaatnya sangat melimpah.

Dalam meraih audiens di media sosial, seseorang harus memperhatikan keduanya. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Perbedaan SEO dan SEM

Apa Saja Perbedaan SEO dan SEM?

Memahami sistem Google untuk meraih audiens yang sesuai dan banyak memang tidak mudah. Saat ini mungkin topik SEO sudah semakin populer.

Sayangnya, tetap tidak semua orang memang bisa memahami topik ini. Apalagi dengan keberadaan istilah SEM, keduanya menjadi hal yang sangat penting.

Keduanya bisa membantu menyusun trik marketing atau strategi di media sosial. Seperti yang diketahui, marketing online ini memang susah-susah gampang.

Untuk orang yang sudah terbiasa, maka online marketing memang sangat menguntungkan. Namun, orang yang masih baru dalam hal ini akan kesulitan.

Pengertian Keduanya

Pertama, mari membahas pengertian kedua istilah ini. Memahami pengertiannya akan sangat membantu pengguna dalam membedakan keduanya.

Pengertian SEO adalah kepanjangan Search Engine Optimization. SEO adalah sebuah proses yang memaksimalkan angka traffic dengan memastikan website yang muncul berada di halaman utama atau teratas di mesin pencarian.

Sebenarnya, Search Engine Optimization merupakan bagian dari SEM. Namun, orang awam justru lebih akrab dengan istilah SEO.

Dengan menggunakan panduan SEO yang benar, maka hasil artikel atau website akan muncul di bagian paling atas kolam pencarian. Dalam hal ini, SEO biasanya disesuaikan dengan algoritma Google yang merupakan mesin pencarian paling banyak digunakan di seluruh dunia.

Perbedaan selanjutnya bisa dipahami melalui pengertian SEM. Seperti penjelasan sebelumnya, SEO adalah bagian dari SEM. SEM adalah Search Engine Marketing. Jadi, ini merupakan suatu jenis marketing yang akan membuat para marketer bisa mengoptimalisasi dan mengiklankan website.

Dengan demikian, website mereka bisa muncul di laman paling atas mesin pencarian. SEM juga menjadi bentuk dari internet marketing yang melibatkan promosi dari website itu sendiri dengan cara meningkatkan visibilitas dalam search engine results pages atau SERPS.

Strategi dari SEM ini biasanya merujuk pada paid search atau pay-per-click (PPC) marketing. Biasanya Google Ads menjadi sarana yang paling umum dalam taktik SEM ini.

SEO Lebih Organik

Dalam pengertian tersebut, bisa terlihat bahwa perbedaan SEO dan SEM adalah SEO jauh lebih organik. SEO bekerja dengan cara membuat konten website sesuai dengan kesukaan Google.

Dengan demikian, Google akan tertarik dengan konten tersebut. Alhasil, website bisa muncul di halaman pertama kolom pencarian saat pengguna mengetikkan keyword di mesin pencarian.

Sementara SEM menggunakan PPC atau Google Ads. Website dan konten akan tetap berada di bagian paling atas kolam pencarian apapun alasannya.

Pengguna yang aktif di internet pasti sudah sering menemukan konten SEM ini, hanya saja belum sadar. Konten SEM memiliki ciri khas tanda “Ad” di Google.

Perbedaan Target Audiens

Pada dasarnya, target audiens juga menjadi perbedaan dari SEO dan SEM. Kedua teknik ini menarik audiens yang berbeda.

Untuk SEM, penggunanya bisa memilih target audiens sesuai keinginan, mulai dari kategori umum, wilayah (lokasi audiens), jenis kelamin dan lain sebagainya. Tentu saja hal ini membuat SEM lebih baik.

Strategi SEO tidak memungkinkan penggunanya untuk memilih kategori target audiens mereka. Jadi, target audiens dari konten SEO tidak bisa secara spesifik.

Agar bisa mencapai penonton yang tepat dengan strategi SEO, maka pemilik harus menaikkan konten website terlebih dahulu. Setelah itu, analisis kembali apakah konten tersebut sudah sesuai dengan target atau belum.

Perbedaan Jangka Waktu

Perbedaan SEO dan SEM lainnya adalah dari jangka waktu. Keduanya membutuhkan waktu yang berbeda dalam proses optimasi.

SEO akan membutuhkan waktu lebih lama. Hal ini tentunya sangat masuk akal, mengingat SEO merupakan teknik yang lebih organik atau tidak tergolong sebagai iklan.

Sementarsa itu, SEM biasanya memiliki jangka waktu tertentu seperti halnya orang beriklan. Website akan muncul di bagian paling atas mesin pencarian selama kontrak berlangsung.

Setelah durasi iklan selesai, maka website akan turun sesuai dengan kualitas konten di dalamnya. Hal itu sama seperti iklan di platform non internet lainnya. Jika ingin website di atas lebih lama, maka bisa memperpanjang iklan tersebut.

Jadi, itulah perbedaan SEO dan SEM. Terlihat bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang membuat banyak orang menggunakannya.

SEO unggul karena konten dan website bisa relevan lebih lama sesuai topiknya. Sementara itu, SEM lebih unggul karena website bisa naik dengan lebih mudah tanpa perlu repot.

Dengan demikian, perbedaan SEO dan SEM ini bisa dimanfaatkan dengan sangat baik, tergantung fungsi dari website tersebut. Keduanya sama-sama bermanfaat dan sangat membantu dalam proses marketing online untuk bisnis dan lain sebagainya.

Bagikan Artikel ke Teman: "Caranya Cukup Copy link artikel dan bagikan!"

Tags